Proses produksi
Terstruktur dan terstandarisasi di setiap tahap
Kapasitas produksi kami yang luas memungkinkan pemenuhan permintaan pasar domestik, tanpa mengorbankan konsistensi mutu.
PT. Putra Bintang Sembilan Nusantara menjalankan proses produksi rokok secara terstruktur dan terstandarisasi, mulai dari seleksi bahan baku tembakau pilihan hingga pengemasan akhir yang higienis. Didukung oleh fasilitas produksi modern dan tenaga kerja terampil dari Kabupaten Jepara, kami memastikan setiap produk yang dihasilkan memenuhi standar kualitas tinggi secara konsisten. Kapasitas produksi kami yang luas memungkinkan pemenuhan permintaan pasar domestik.
SKT
Sigaret Kretek Tangan
SKM
Sigaret Kretek Mesin
SPM
Sigaret Putih Mesin

Tahap akhir
Tiga tahap sebelum produk meninggalkan pabrik
Setiap bungkus melewati urutan yang sama, termasuk pemasangan pita cukai resmi dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Tahap 01
HLP (Hard Label Packing)
Tahap HLP merupakan proses pengemasan primer rokok ke dalam kemasan keras (hard pack).
Tahap 02
Proses Pelekatan
Proses pemasangan pita cukai resmi yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia.
Tahap 03
Wrapping (Pembungkusan Akhir)
Tahap Wrapping merupakan proses penyelesaian akhir kemasan, di mana setiap bungkus rokok dibungkus dengan lapisan plastik transparan (OPP film) secara otomatis menggunakan mesin wrapping.
Catatan cukai. Seluruh produk PBSN dilekati pita cukai resmi yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Republik Indonesia sebelum keluar dari pabrik.
Fasilitas
Di dalam pabrik
Fasilitas produksi modern yang menampung lini kretek tangan maupun kretek mesin dalam satu kompleks.

Ruang sigaret kretek tangan — dilinting oleh tenaga kerja terampil dari Kabupaten Jepara. 
Lini pengemasan primer. 
Hall mesin produksi. 
Area gudang.
Kemitraan
Butuh informasi kapasitas atau kerja sama produksi?
Sampaikan kebutuhan Anda — kami akan menghubungkan Anda dengan tim yang tepat di pabrik Jepara.